Kamis, 26 Maret 2020

Efek Wabah Virus Corona





Beberapa tahun yang lalu dunia sempat digemparkan denga kabar wabah penyakit menular yang bernama MERS dan SARS. Namun pada saat itu virus belum masuk ke Indonesia. Di tahun 2019 kemaren yang berlanjut hingga kini telah tersebar wabah virus baru yang dinamakan virus Corona atau covid-19. Virus ini hampir sama dengan MERS dan SARS. Bahkan gejalanya pun hampir sama. Covid-19 bisa berpotensi menjadi penyakit yang mematikan jika penderita tidak lantas menjaga imunitas tubuhnya. 

Corona menyerang organ pernafasan dalam tubuh manusia. Saat seseorang terinfeksi virus ini maka ia akan merasa kesulitan bernafas hingga merasa sakit pada bagian paru-paru atau sistem pernafasannya. Virus ini sangat berbahaya dan sangat mudah menular pada orang lain. Karenanya kini di Indonesia telah ditetapkan aturan untuk masyarakat agar tetap berada di dalam rumah dan menjauhi tempat-tempat keramaian. 

Hal tersebut mengingat virus dibawa oleh tubuh manusia dan bisa menular ke manusia lain jika terjadi kontak fisik atau secara tidak sengaja terkena cairan penderita. Lantas masih saja banyak orang yang berkeliaran keluar rumah dengan alasan ingin mencari uang. Dari sini bisa kita sadari bahwa tindakan berada di rumah saja memang bisa dihadapi oleh masyarakat kelas atas. Mereka akan mampu memenuhi kebutuhannya untuk beberapa hari kedepan. 

Sebaliknya, hal ini akan dianggap sebagai situasi sulit bagi orang-orang dengan latar kelas menengah ke bawah. Bahkan tidak hanya itu, masih ada banyak sekali akibat perubahan yang ditimbulkan oleh mewabahnya virus Corona ini. Nah bagi anda yang ingin tahu apa saja efek dibalik penularan covid-19 maka di bawah ini bisa anda simak beberapa efeknya :

1.     Ekonomi menurun

Dampak yang satu ini kemungkinan hanya dialami oleh mereka yang bekerja untuk menjual produk atau berdagang. Apalagi bagi kaum menengah ke bawah yang mungkin penghasilan sehari-harinya hanya cukup untuk makan. Tentu saja dengan adanya kebijakan ini akan semakin menurunkan nilai ekonomi mereka. 

2.     Jauh dari rekan

Keadaan ini tentu akan membuat jarak antara anda dengan teman-teman anda yang mungkin sering berkumpul menjalin silaturahmi. Meskipun anda masih bisa berkomunikasi melalui media sosial, namun tidak akan seefektif jika bertemu secara langsung.

3.     Batalnya banyak rencana di luar rumah

Adanya kebijakan isolasi di dalam rumah juga akan berdampak pada rencana-rencana yang gagal total. Adapun rencana yang dimaksud ini adalah rencana kegiatan di dalam rumah.

4.     Kegiatan belajar mengajar yang kurang efektif

Sekolah maupun kampus merupakan tempat yang ramai. Ramai akan orang-orang yang ada di dalamnya. Untuk menurunkan angka penularan virus Corona, banyak bahkan hampir semua sekolah dan kampus akhirnya memberlakukan belajar di rumah. Baik itu benar-benar belajar sendiri maupun belajar secara online. Hal ini mungkin mudah dilakukan namun akan terasa sangat tidak efektif karena tidak bisa berkomunikasi secara leluasa dengan pengajar. Bahkan lebih parahnya, banyak tugas yang justru bertumpuk karena sekolah yang diliburkan.

5.     Imunitas tenaga medis menurun

Karena bahayanya virus Corona ini maka setiap tenaga medis yang mengurus pasien positif covid-19 diharuskan memakai alat perlindungan diri pada seluruh badannya. Mulai dari pakaian kedap cairan, sarung tangan anti air, masker, topi anti corona atau penutup kepala, dan lain sebagainya. Saat memakai pakaian jenis ini, tenaga medis tidak diperbolehkan melepasnya hingga jam rawat selesai. Hal ini menyebabkan tenaga medis tidak bisa dengan leluasa makan, minum, dan menggunakan kamar mandi atau toilet. 

Beberapa kondisi di atas memang menjadi dampak mewabahnya virus Corona. Karenanya agar semua lekas membaik, patuhilah aturan yang ada guna mempercepat stabilnya keadaan negeri ini. Sehingga tidak ada lagi virus Corona yang hidup diantara tubuh manusia.


EmoticonEmoticon